Perbedaan Gerund dan Infinitive yang Mudah Dipahami

Mr.BOB Kampung Inggris – Saat belajar grammar bahasa Inggris, ada beberapa materi yang sering bikin bingung karena bentuknya mirip, tapi penggunaannya berbeda. Salah satu topik yang paling sering membuat pelajar ragu adalah Gerund dan Infinitive. Keduanya sama-sama berhubungan dengan kata kerja, tetapi posisi dan fungsinya dalam kalimat tidak selalu sama, sehingga banyak orang sering tertukar saat menggunakannya.

Kalau dilihat sekilas, Gerund dan Infinitive memang terlihat sederhana. Gerund biasanya berbentuk verb + ing, sedangkan infinitive umumnya berbentuk to + verb 1. Masalahnya, tidak semua kata kerja bisa diikuti oleh keduanya secara bebas, dan dalam beberapa kasus, perubahan dari gerund ke infinitive juga bisa mengubah arti kalimat.

Perbedaan Gerund dan Infinitive yang Mudah Dipahami - Mr.BOB Kampung Inggris

Memahami Gerund dan Infinitive penting banget karena materi ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari, tugas sekolah, soal TOEFL, IELTS, sampai penulisan formal. Selain itu, banyak ekspresi umum dalam bahasa Inggris yang memakai salah satu dari dua bentuk ini. Kalau kamu sudah paham konsep dasarnya, kamu akan lebih mudah membuat kalimat yang natural dan sesuai grammar.

Di artikel ini, kita akan bahas Gerund dan Infinitive dengan cara yang lebih santai dan gampang dipahami. Pembahasannya meliputi pengertian masing-masing, perbedaan utama, fungsi dalam kalimat, kata kerja yang biasa diikuti gerund atau infinitive, contoh kalimat, sampai tips supaya tidak mudah tertukar. Jadi, kalau selama ini kamu masih sering bingung, artikel ini bisa jadi panduan yang pas buat memahami topik ini pelan-pelan.

Apa Itu Gerund dan Infinitive?

Sebelum membahas perbedaannya, kita perlu paham dulu apa itu Gerund dan Infinitive. Dua bentuk ini sama-sama berasal dari kata kerja, tetapi dipakai dengan fungsi yang berbeda dalam kalimat. Karena sama-sama berhubungan dengan verb, banyak pelajar merasa keduanya mirip, padahal ada aturan tertentu yang membuat penggunaannya tidak bisa disamakan begitu saja.

Gerund adalah bentuk kata kerja yang diberi akhiran -ing dan berfungsi seperti kata benda. Jadi, meskipun asalnya dari verb, gerund bisa menempati posisi yang biasanya diisi noun. Contohnya seperti swimming, reading, writing, atau cooking. Dalam kalimat, gerund bisa menjadi subjek, objek, atau pelengkap.

Sementara itu, infinitive adalah bentuk dasar kata kerja yang biasanya diawali dengan kata to. Contohnya seperti to swim, to read, to write, dan to cook. Infinitive sering digunakan untuk menunjukkan tujuan, rencana, niat, atau tindakan yang belum terjadi. Jadi, sejak awal saja sebenarnya sudah terlihat bahwa Gerund dan Infinitive punya bentuk dan fungsi yang berbeda.

Kalau diringkas secara sederhana, gerund lebih terasa seperti aktivitas yang dipandang sebagai suatu hal atau konsep, sedangkan infinitive sering terasa seperti tindakan yang mengarah ke tujuan atau rencana. Tentu, penjelasan ini belum mencakup semua aturan, tapi cukup membantu sebagai dasar. Setelah paham fondasinya, kamu akan lebih mudah mengikuti pembahasan berikutnya.

PAKET TOEFL 2026 - Mr.BOB Kampung Inggris

Daftar Paket TOEFL di Mr.BOB Kampung Inggris, klik disini.

Pengertian Gerund dalam Bahasa Inggris

Gerund adalah kata kerja yang berubah menjadi bentuk verb + ing, lalu digunakan sebagai kata benda. Inilah yang membuat gerund cukup unik. Bentuknya terlihat seperti verb continuous, tapi fungsinya bukan sebagai predikat utama, melainkan sebagai noun dalam kalimat.

Contoh yang paling mudah adalah kalimat “Swimming is good for your health.” Kata swimming di sini bukan berarti seseorang sedang berenang saat ini, melainkan aktivitas berenang secara umum. Karena berfungsi sebagai subjek kalimat, maka bentuk itu termasuk gerund. Contoh lain adalah “I enjoy reading” atau “Cooking takes a lot of time.” Dalam dua kalimat itu, reading dan cooking juga dipakai sebagai gerund.

Gerund sering muncul setelah kata kerja tertentu, preposisi, atau di posisi subjek. Karena itulah, memahami gerund bukan cuma soal melihat akhiran -ing, tapi juga melihat fungsi katanya di dalam kalimat. Banyak orang langsung mengira semua kata berakhiran -ing adalah continuous tense, padahal belum tentu. Di sinilah salah satu sumber kebingungan saat belajar Gerund dan Infinitive.

Pengertian Infinitive dalam Bahasa Inggris

Infinitive adalah bentuk dasar kata kerja yang biasanya diawali dengan to. Dalam banyak kasus, infinitive dipakai untuk menjelaskan tujuan, niat, harapan, keputusan, atau tindakan yang akan dilakukan. Karena itu, infinitive sering muncul setelah kata kerja tertentu seperti want, plan, hope, decide, dan need.

Contoh sederhana bisa dilihat pada kalimat “I want to sleep.” Di sini, to sleep adalah infinitive yang menjelaskan apa yang diinginkan pembicara. Contoh lain adalah “She plans to study abroad” dan “They decided to leave early.” Dalam semua contoh itu, infinitive membantu menjelaskan tindakan yang menjadi tujuan atau rencana.

Selain itu, infinitive juga bisa dipakai di awal kalimat atau setelah adjective tertentu. Misalnya, “To learn English is important” atau “I am happy to help you.” Jadi, infinitive punya fungsi yang cukup luas dalam bahasa Inggris. Itulah kenapa materi Gerund dan Infinitive tidak cukup dipahami hanya dari bentuknya saja, tetapi juga dari konteks penggunaannya.

Perbedaan Utama Gerund dan Infinitive

Perbedaan paling dasar antara Gerund dan Infinitive ada pada bentuk dan fungsinya. Gerund berbentuk verb + ing, sedangkan infinitive berbentuk to + verb 1. Dari segi fungsi, gerund lebih sering bertindak sebagai kata benda, sementara infinitive lebih sering berhubungan dengan tujuan, niat, atau arah suatu tindakan.

Misalnya, dalam kalimat “I enjoy reading,” kata reading dipakai sebagai objek dari kata kerja enjoy. Bentuk ini menunjukkan aktivitas membaca sebagai sesuatu yang dinikmati. Sementara dalam kalimat “I want to read,” kata to read menunjukkan tindakan yang ingin dilakukan. Dua-duanya berkaitan dengan kegiatan membaca, tapi nuansa dan struktur kalimatnya berbeda.

Perbedaan lain yang penting adalah soal pasangan kata kerjanya. Ada kata kerja yang harus diikuti gerund, ada yang harus diikuti infinitive, dan ada juga yang bisa diikuti keduanya. Bahkan, beberapa kata kerja bisa memakai keduanya tetapi maknanya berubah. Jadi, memahami Gerund dan Infinitive bukan hanya soal rumus, tetapi juga soal kebiasaan penggunaan dalam bahasa Inggris.

Fungsi Gerund dalam Kalimat

Gerund punya beberapa fungsi penting dalam kalimat bahasa Inggris. Salah satu fungsi yang paling umum adalah sebagai subjek. Contohnya, “Reading helps me relax” atau “Traveling opens your mind.” Dalam contoh ini, gerund menempati posisi subjek seperti halnya kata benda biasa.

Fungsi kedua adalah sebagai objek setelah kata kerja tertentu. Misalnya, “She enjoys dancing” atau “They avoid talking about it.” Kata dancing dan talking adalah gerund yang menjadi objek dari kata kerja sebelumnya. Beberapa verb memang secara alami lebih sering diikuti gerund, dan ini perlu dibiasakan lewat latihan.

Fungsi ketiga adalah setelah preposisi. Contohnya, “She is good at singing” atau “Thank you for coming.” Setelah preposisi seperti at, for, in, on, dan lainnya, bentuk yang paling umum digunakan adalah gerund, bukan infinitive. Ini adalah salah satu aturan yang cukup konsisten dalam pembahasan Gerund dan Infinitive.

Fungsi Infinitive dalam Kalimat

Sama seperti gerund, infinitive juga punya beberapa fungsi penting. Salah satu fungsi infinitive yang paling umum adalah untuk menunjukkan tujuan. Contohnya, “I went to the store to buy milk.” Dalam kalimat ini, to buy menjelaskan tujuan seseorang pergi ke toko.

Infinitive juga sering dipakai setelah kata kerja tertentu, terutama yang berhubungan dengan keinginan, rencana, keputusan, atau harapan. Misalnya, “He hopes to win,” “We decided to stay,” atau “She wants to learn English.” Dalam kasus seperti ini, infinitive terasa lebih natural karena mengarah pada tindakan yang ingin dilakukan.

Selain itu, infinitive juga bisa muncul setelah adjective. Contohnya, “I am glad to see you” atau “It is difficult to understand this topic.” Bentuk seperti ini cukup sering dipakai dalam bahasa Inggris sehari-hari. Karena itulah, saat belajar Gerund dan Infinitive, kamu juga perlu mengenali pola-pola umum yang sering dipakai penutur asli.

Kata Kerja yang Umumnya Diikuti Gerund

Ada beberapa kata kerja dalam bahasa Inggris yang umumnya diikuti oleh gerund. Kata-kata ini perlu dikenali karena tidak bisa sembarang diganti menjadi infinitive. Beberapa contoh verb yang sering diikuti gerund adalah enjoy, avoid, finish, keep, suggest, consider, mind, dan admit.

Misalnya, kita mengatakan “I enjoy reading novels,” bukan “I enjoy to read novels.” Contoh lain adalah “She finished doing her homework,” “They avoid meeting him,” dan “He suggested going by train.” Dalam semua contoh itu, bentuk gerund terdengar benar dan natural, sedangkan infinitive terdengar tidak tepat.

Belajar daftar kata kerja seperti ini memang butuh pembiasaan. Tidak semua harus langsung dihafal sekaligus, tapi akan lebih mudah kalau sering melihat contoh penggunaannya dalam kalimat. Semakin sering kamu membaca dan membuat contoh sendiri, semakin familiar juga pola Gerund dan Infinitive ini di kepala kamu.

Kata Kerja yang Umumnya Diikuti Infinitive

Selain kata kerja yang diikuti gerund, ada juga banyak kata kerja yang umumnya diikuti infinitive. Beberapa yang paling sering dipakai adalah want, need, plan, hope, decide, promise, agree, learn, try, dan expect. Kata-kata ini biasanya berkaitan dengan niat, tujuan, rencana, atau keputusan.

Contoh yang umum adalah “I want to improve my English,” “She plans to move to Jakarta,” dan “They decided to cancel the meeting.” Dalam contoh-contoh ini, infinitive terasa tepat karena menjelaskan tindakan yang menjadi tujuan atau keputusan. Kalau diganti dengan gerund, hasilnya akan terdengar salah atau aneh dalam banyak konteks.

Memahami kelompok kata kerja seperti ini sangat membantu saat menyusun kalimat. Kamu jadi tidak perlu menebak-nebak setiap kali menulis. Meski begitu, tetap penting untuk banyak membaca contoh asli, karena pemahaman Gerund dan Infinitive akan lebih kuat kalau didukung kebiasaan melihat penggunaannya secara langsung.

Kata Kerja yang Bisa Diikuti Gerund dan Infinitive

Ada juga beberapa kata kerja yang bisa diikuti oleh gerund maupun infinitive. Ini yang sering bikin topik Gerund dan Infinitive terasa makin membingungkan. Namun, kabar baiknya, pada beberapa kata kerja, arti kalimat tetap sama atau hanya sedikit berbeda.

Contohnya adalah kata kerja like, love, hate, dan prefer. Kita bisa mengatakan “I like reading” atau “I like to read.” Keduanya sama-sama benar, walaupun kadang ada sedikit perbedaan nuansa. Gerund sering terasa lebih umum atau lebih natural untuk kebiasaan, sedangkan infinitive kadang terdengar lebih spesifik atau lebih dekat ke pilihan.

Contoh lain adalah “She loves cooking” dan “She loves to cook.” Dalam banyak situasi, dua kalimat ini bisa dipahami dengan arti yang hampir sama. Jadi, tidak semua pembahasan Gerund dan Infinitive bersifat kaku. Ada juga area yang cukup fleksibel, walaupun tetap perlu memahami konteks penggunaannya.

Kata Kerja yang Mengubah Arti Jika Diikuti Gerund atau Infinitive

Ini adalah bagian yang paling penting sekaligus paling sering menipu. Ada beberapa kata kerja yang bisa diikuti gerund maupun infinitive, tetapi artinya berubah tergantung bentuk yang dipakai. Contoh yang paling terkenal adalah remember, forget, stop, dan try.

Misalnya, “I remember locking the door” berarti kamu ingat bahwa kamu sudah mengunci pintu sebelumnya. Sementara “I remembered to lock the door” berarti kamu ingat untuk melakukan tindakan mengunci pintu. Jadi, gerund merujuk ke tindakan yang sudah terjadi, sedangkan infinitive lebih merujuk ke tindakan yang perlu atau akan dilakukan.

Contoh lain adalah “He stopped smoking” yang berarti dia berhenti merokok. Bandingkan dengan “He stopped to smoke” yang berarti dia berhenti sejenak untuk merokok. Perbedaannya cukup besar, kan. Inilah alasan kenapa belajar Gerund dan Infinitive tidak bisa hanya mengandalkan terjemahan kata per kata.

Contoh Kalimat Gerund dan Infinitive

Supaya lebih jelas, mari lihat beberapa contoh kalimat Gerund dan Infinitive dalam konteks yang berbeda. Contoh seperti ini penting karena teori grammar akan lebih mudah dipahami kalau langsung dilihat penerapannya. Dengan begitu, kamu bisa lebih cepat mengenali pola yang benar.

Contoh gerund:
“Swimming every morning makes me feel fresh.”
“She avoids talking to toxic people.”
“They are interested in learning new skills.”
Dalam ketiga kalimat itu, bentuk verb + ing berfungsi sebagai subjek, objek, dan objek setelah preposisi.

Contoh infinitive:
“I want to start a new business.”
“He decided to tell the truth.”
“We came here to discuss the project.”
Dalam tiga contoh ini, infinitive dipakai setelah kata kerja dan untuk menunjukkan tujuan.

Contoh yang membandingkan arti:
“I forgot bringing my notebook” terdengar tidak natural dalam konteks umum, sedangkan “I forgot to bring my notebook” berarti saya lupa membawa buku catatan. Lalu, “She tried calling him” berarti dia mencoba dengan cara menelepon, sedangkan “She tried to call him” lebih menunjukkan usaha untuk menelepon. Dari contoh-contoh ini, kita bisa melihat bahwa Gerund dan Infinitive memang perlu dipahami lewat konteks, bukan sekadar rumus.

Kesalahan Umum saat Menggunakan Gerund dan Infinitive

Salah satu kesalahan paling umum adalah memakai infinitive setelah preposisi. Misalnya, ada yang menulis “I am interested in to learn English,” padahal yang benar adalah “I am interested in learning English.” Setelah preposisi, bentuk yang dipakai biasanya adalah gerund. Ini aturan yang sangat penting dalam materi Gerund dan Infinitive.

Kesalahan kedua adalah salah memilih bentuk setelah kata kerja tertentu. Contohnya, “She enjoys to sing” padahal yang benar “She enjoys singing.” Atau “He decided going home” padahal yang benar “He decided to go home.” Kesalahan seperti ini sering terjadi kalau seseorang belum terbiasa mengenali pasangan kata kerja dengan bentuk yang mengikutinya.

Kesalahan ketiga adalah tidak menyadari perubahan arti. Misalnya, menggunakan stop to do ketika yang dimaksud sebenarnya stop doing. Akibatnya, arti kalimat bisa berubah total. Itulah kenapa memahami Gerund dan Infinitive perlu ketelitian, terutama saat menghadapi kata kerja yang punya dua kemungkinan bentuk.

Cara Mudah Memahami Gerund dan Infinitive

Supaya lebih gampang memahami Gerund dan Infinitive, langkah pertama adalah jangan mencoba menghafal semuanya sekaligus. Mulailah dari konsep dasarnya dulu. Pahami bahwa gerund itu verb + ing yang berfungsi seperti noun, sedangkan infinitive adalah to + verb 1 yang sering menunjukkan tujuan, niat, atau rencana.

Langkah kedua, pelajari kata kerja yang paling sering muncul terlebih dahulu. Misalnya, hafalkan kelompok kecil seperti enjoy, avoid, finish untuk gerund, lalu want, decide, plan untuk infinitive. Dengan menguasai yang paling umum dulu, kamu akan lebih percaya diri saat membuat kalimat sehari-hari.

Langkah ketiga, perbanyak membaca contoh dan latihan membuat kalimat sendiri. Misalnya, buat satu daftar aktivitas yang kamu suka dengan gerund, lalu buat daftar rencana harianmu dengan infinitive. Cara ini jauh lebih efektif daripada hanya membaca teori. Semakin sering kamu berlatih, semakin otomatis juga pemahaman Gerund dan Infinitive akan terbentuk.

Penutup

Gerund dan Infinitive adalah dua bentuk penting dalam grammar bahasa Inggris yang sama-sama berasal dari kata kerja, tetapi memiliki fungsi dan penggunaan yang berbeda. Gerund berbentuk verb + ing dan biasanya berfungsi seperti kata benda, sedangkan infinitive berbentuk to + verb 1 dan sering dipakai untuk menunjukkan tujuan, niat, atau rencana. Keduanya sering muncul dalam berbagai jenis kalimat, sehingga penting untuk dipahami dengan baik.

Perbedaan Gerund dan Infinitive tidak hanya terletak pada bentuk, tetapi juga pada kata kerja yang mengikutinya dan arti yang dihasilkan dalam kalimat. Ada kata kerja yang hanya cocok dengan gerund, ada yang hanya cocok dengan infinitive, dan ada juga yang bisa memakai keduanya dengan arti yang berbeda. Karena itu, memahami materi ini memang butuh latihan dan pembiasaan.

Kalau selama ini kamu masih sering bingung membedakan Gerund dan Infinitive, itu hal yang wajar. Topik ini memang termasuk salah satu bagian grammar yang cukup detail. Tapi kalau dipelajari pelan-pelan, mulai dari pola dasarnya, lalu dilanjutkan dengan contoh-contoh nyata, materi ini akan terasa jauh lebih mudah dipahami. Pada akhirnya, kunci utamanya bukan sekadar menghafal, tapi membiasakan diri melihat dan menggunakan bentuk yang tepat dalam konteks yang tepat.

Untuk kamu yang ingin belajar materi bahasa Inggris lainnya, kamu bisa baca artikel lainnya di website ini ya teman-teman. Jangan lupa untuk follow instagram dan tiktok kita ya. Dan kalau kamu ingin lebih fasih berbicara bahasa Inggris, kamu bisa segera mendaftar kursus bahasa Inggris di Mr.BOB Kampung Inggris, tanya-tanya via whatsapp dulu yuk!