Mr.BOB Kampung Inggris – Kalau kamu lagi nyusun rencana kuliah ke luar negeri tanpa biaya sendiri, pasti istilah “beasiswa luar negeri” bukan hal baru lagi. Tapi memahami Daftar Beasiswa Luar Negeri 2026 yang benar-benar masih dibuka buat pelajar Indonesia itu lain cerita. Karena setiap tahun jadwalnya berubah, deadline beasiswa luar negeri terbaru 2026 datang silih berganti, dan syaratnya pun sering bikin pusing kalau belum dibaca secara teliti.
Pada artikel ini, kita akan rangkum peluang beasiswa luar negeri 2026 yang relevan buat pelajar Indonesia, baik yang mau lanjut ke S2, S3, bahkan beberapa yang cocok untuk S1. Selain itu kita juga sertakan catatan penting soal jadwal pendaftaran, syarat umum, dan strategi supaya kamu bisa daftar dengan lebih siap.
Ingat, status “sedang dibuka” itu bisa berubah cepat, terutama untuk beasiswa fully funded 2026. Jadi setelah baca artikel ini, pastikan kamu cek juga halaman resmi masing-masing program supaya informasi yang kamu pakai benar-benar up to date.

Daftar Beasiswa Luar Negeri 2026
Banyak orang salah fokus hanya pada nama-nama beasiswanya: LPDP, Fulbright, Australia Awards, Erasmus Mundus, GKS Korea, MEXT Jepang, dan lain-lain. Padahal yang lebih penting bukan sekadar tahu namanya, tapi tahu jadwal pendaftaran, deadline beasiswa luar negeri 2026, persyaratan bahasa dan dokumen, serta alur seleksinya.
Kebanyakan program beasiswa luar negeri 2026 itu punya tahapan seleksi yang memakan waktu berbulan-bulan, mulai dari pendaftaran online, seleksi administrasi, tes bahasa, wawancara, sampai pengumuman dan persiapan keberangkatan. Oleh karena itu, kamu perlu memetakan beasiswa ini sedini mungkin supaya tidak terlambat.
1) LPDP 2026 – Beasiswa Nasional untuk Studi Luar Negeri
Salah satu program yang hampir selalu masuk dalam daftar beasiswa luar negeri 2026 adalah LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). LPDP didanai pemerintah Indonesia dan menawarkan pendanaan komprehensif: dari tuition fee, biaya hidup, hingga tiket pesawat, untuk jenjang S2 atau S3 di luar negeri.
Untuk periode 2026, LPDP mencatat bahwa pendaftaran dibuka mulai 22 Januari 2026 sampai 23 Februari 2026 untuk beberapa program tertentu seperti STEM Industri Strategis, kemitraan perguruan tinggi, joint/double degree, dan lainnya. Jadwal lengkap dan setiap detail persyaratan selalu ada di laman resmi mereka.
Yang perlu diingat sebagai pelajar Indonesia adalah LPDP bukan hanya soal nilai IPK tinggi atau skor tes bahasa yang oke. Mereka sering melihat narasi kontribusi untuk Indonesia, pengalaman kerja, rekam jejak organisasi, serta kesiapan kamu untuk kembali dan berkontribusi setelah lulus. Ini yang sering menjadi pembeda antara kandidat yang lolos dengan yang tidak. Informasi lebih lengkap mengenai LPDP 2026, bisa kamu kunjungi website resminya disini.
2) Fulbright 2026 – Beasiswa untuk Kuliah Amerika Serikat
Kalau kamu membidik kuliah ke Amerika Serikat, Fulbright lewat AMINEF adalah salah satu beasiswa luar negeri terbaru 2026 yang paling prestisius dan kompetitif. Untuk program Fulbright Master’s Degree Scholarship, AMINEF sudah menetapkan deadline pendaftaran 18 Februari 2026.
Beasiswa ini menawarkan dukungan biaya penuh dan dikenal memiliki jaringan alumni yang luas di berbagai sektor profesional. Tapi satu hal yang sering bikin pelamar underperform adalah kurangnya persiapan aplikasi dalam bahasa Inggris yang matang. Personal statement, study objective, letter of recommendation, dan rencana kontribusi setelah studi harus ditulis sejelas mungkin dan bebas dari kesan sekadar “diterjemahkan”.
Dalam konteks beasiswa luar negeri 2026, Fulbright memberi peluang tinggi tapi menuntut kesiapan yang serius, terutama dalam menyiapkan narasi dan dokumen akademik. Informasi lebih lengkap untuk beasiswa Fullbright 2026, bisa coba kamu akses di website resminya disini.
3) Australia Awards Scholarships (AAS) – Tawarkan Kesempatan ke Australia
Untuk beasiswa luar negeri 2026 selanjutnya, Australia Awards menjadi opsi menarik, terutama buat kamu yang ingin kuliah di Australia pada jenjang S2 atau S3. Australia Awards Indonesia menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka 1 Februari 2026 dan ditutup 30 April 2026 pukul 11.00 WIB, untuk program studi yang akan dimulai di Australia tahun 2027.
Beasiswa ini cukup ketat di seleksi, tapi memberikan pendanaan penuh: biaya kuliah, living allowance, asuransi, dan tiket pesawat. Selain itu, Australia Awards biasanya menilai pengalaman profesional dan potensi kontribusi kamu di masa depan, bukan hanya sekadar nilai akademik.
Kalau kamu serius dengan beasiswa S2 luar negeri 2026, AAS patut jadi salah satu fokus utama selain LPDP dan Fulbright. Kamu bisa kepoin info lebih lengkapnya diwebsite resminya.

Daftar Paket IELTS di Mr.BOB Kampung Inggris, klik disini.
4) Erasmus Mundus Joint Masters 2026 – Beasiswa Eropa Bergengsi
Kalau kamu tertarik kuliah di Eropa dengan pengalaman lintas negara, Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) adalah salah satu beasiswa luar negeri 2026 yang sering diburu pelajar Indonesia. Situs resmi Erasmus+ mencatat bahwa call untuk EMJM deadline resminya 12 Februari 2026, sementara pembukaan call sudah berlangsung sejak 26 November 2025.
Yang unik dari program ini adalah mobilitasnya: kamu bisa kuliah di dua atau tiga negara berbeda dalam satu gelar. Meski jadwal umum seperti itu, perlu kamu tahu bahwa deadline aplikasi tiap program EMJM bisa berbeda, tergantung konsorsium universitas yang menyelenggarakannya. Jadi selain mengetahui call deadline, kamu tetap perlu cek informasi program secara spesifik.
EMJM termasuk program beasiswa luar negeri terbaru 2026 yang sangat disukai karena pemaparan budaya, jaringan internasional, dan kesempatan risetnya.
5) Global Korea Scholarship (GKS) 2026 – Beasiswa Korea Selatan
Untuk pilihan destinasi Asia, Global Korea Scholarship (GKS) juga masuk dalam daftar beasiswa luar negeri 2026 yang layak dibidik. Informasi dari Kedutaan Besar Korea di Indonesia menunjukkan bahwa pengumuman “Application for 2026 GKS-U is now open” sudah tersedia untuk program undergraduate dan guideline pendaftarannya bisa diunduh langsung dari situs resmi Kedubes.
GKS (dulu sering disebut KGSP) menyediakan beberapa jalur pendaftaran, seperti Embassy Track dan University Track, untuk jenjang S1, S2, dan S3. Karena detailnya cukup teknis, tips pentingnya adalah membaca guideline resmi sampai tuntas dan menggunakan checklist dokumen dari sana, daripada asal ikut forum atau saluran informasi tidak resmi.
Beasiswa Korea Selatan 2026 lewat GKS merupakan peluang besar bagi pelajar Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas di Korea dengan biaya tertanggung. Info selengkapnya bisa kalian baca di website resminya disini ya guys.
6) MEXT (Monbukagakusho) – Beasiswa Jepang
Jepang juga konsisten menjadi tujuan populer bagi penerima beasiswa luar negeri 2026. Program MEXT (Monbukagakusho) yang diumumkan lewat Kedutaan Besar Jepang di Indonesia mencakup berbagai jalur, bisa dari Research Student hingga Undergraduate, serta kategori lain seperti Professional Training College dan Teacher Training.
Yang perlu kamu tahu adalah MEXT punya dua jalur pendaftaran utama, salah satunya Embassy Recommendation dan University Recommendation. Prosedurnya berbeda-beda, jadi kamu harus menyesuaikan strategi pendaftaran berdasarkan jalur yang kamu pilih. Biasanya Kedubes Jepang mempublikasikan panduan terbaru setiap tahun.
Karena banyak kategori dan jalur beasiswanya, MEXT tetap masuk dalam daftar beasiswa luar negeri terbaru 2026 yang wajib dilihat kalau Jepang jadi target studi kamu. Informasi lebih lengkapnya bisa kalian baca langsung pada website resminya.
Bagaimana Cara Menentukan Beasiswa yang Cocok Buat Kamu?
Kalau baru mulai cari info, seringnya orang bingung menentukan fokus mana dulu. Supaya tidak bingung, kamu bisa mulai dengan tiga pertanyaan penting:
1. Kamu mau ambil jenjang apa?
Beberapa beasiswa punya batasan jenjang kuliah, misalnya S1, S2, atau S3.
2. Kamu mau kuliah di negara mana?
Negara tujuan sering memengaruhi jenis beasiswa dan syaratnya. Beasiswa luar negeri untuk pelajar Indonesia di Australia, Amerika, Eropa, Korea, dan Jepang punya karakter pendaftaran yang beda.
3. Kamu sudah siap dokumen apa saja?
Beberapa beasiswa mensyaratkan skor bahasa (IELTS/TOEFL), essay, CV, portofolio, surat rekomendasi, dan terkadang proposal riset. Kalau skor bahasa belum siap, sebagian besar deadline bisa kamu lewatkan begitu saja.
Dengan menjawab tiga hal di atas, kamu bisa menyaring beasiswa mana yang paling realistis untuk dicoba pada periode pendaftaran tahun ini.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pendaftar Beasiswa Luar Negeri
Saat ngejar beasiswa S2 luar negeri 2026 atau beasiswa fully funded 2026, beberapa kesalahan umum yang sering bikin gagal antara lain:
- Nggak cek deadline secara detail: Deadline utama bisa berbeda dengan jadwal submit dokumen tertentu.
- Menunda pengurusan skor bahasa: Seringnya orang mengira sertifikat masih bisa diurus mendekati deadline, padahal masa berlaku skor bahasa itu terbatas.
- Tidak memahami ketentuan khusus program: Misalnya beasiswa yang mensyaratkan LoA (Letter of Acceptance) dari kampus dulu, atau pengalaman kerja tertentu.
Karena itu, selain daftar beasiswa luar negeri yang sedang dibuka, kamu juga perlu rencana aksi supaya semua dokumen siap jauh sebelum deadline.
Penutup
Kalau kamu sedang mencari Daftar Beasiswa Luar Negeri 2026, beberapa program besar yang patut kamu pantau (atau memang sedang dibuka) antara lain LPDP 2026, Fulbright (AMINEF), Australia Awards, Erasmus Mundus, GKS Korea, dan MEXT Jepang. Semuanya punya gaya seleksi berbeda, jadi strategi terbaik adalah memilih 1 sampai 3 beasiswa utama yang paling cocok, lalu fokus rapihin dokumen dan narasi aplikasi.
Untuk kamu yang ingin belajar materi bahasa Inggris lainnya, kamu bisa baca artikel lainnya di website ini ya teman-teman. Jangan lupa untuk follow instagram dan tiktok kita ya. Dan kalau kamu ingin lebih fasih berbicara bahasa Inggris, kamu bisa segera mendaftar kursus bahasa Inggris di Mr.BOB Kampung Inggris, tanya-tanya via whatsapp dulu yuk!