10 Perbedaan Academic English dan Daily English yang Jarang Dibahas

Mr.BOB Kampung Inggris – Banyak orang belajar Bahasa Inggris selama bertahun-tahun, tapi masih sering merasa bingung saat harus menggunakannya di situasi tertentu. Lancar ngobrol santai dengan teman, tapi mendadak kaku saat menulis tugas kuliah. Atau sebaliknya, jago bikin esai akademik, tapi terasa aneh saat ngobrol sehari-hari. Kalau kamu pernah mengalami hal ini, besar kemungkinan kamu belum sepenuhnya memahami perbedaan antara Academic English dan Daily English.

Selama ini, banyak pembahasan hanya menyinggung perbedaan umum seperti “Academic English itu formal, Daily English itu santai”. Padahal, perbedaannya jauh lebih dalam dari itu. Ada perbedaan cara berpikir, menyusun kalimat, memilih kata, sampai tujuan komunikasi yang sering luput dibahas.

Artikel ini akan mengupas 10 perbedaan Academic English dan Daily English yang jarang dibahas, supaya kamu tidak hanya tahu teorinya, tapi juga paham kapan dan bagaimana menggunakannya dengan tepat.

Baca juga : Perbedaan Many, Much, A lot of, Few, Little

10 Perbedaan Academic English dan Daily English yang Jarang Dibahas - Mr.BOB Kampung Inggris

Sekilas Tentang Academic English dan Daily English

Sebelum masuk ke pembahasan utama, kita samakan dulu persepsi. Academic English adalah Bahasa Inggris yang digunakan dalam konteks akademik, seperti jurnal ilmiah, skripsi, tesis, disertasi, esai, laporan penelitian, dan presentasi akademik. Bahasa ini menuntut ketepatan, kejelasan, dan struktur yang logis.

Sementara itu, Daily English adalah Bahasa Inggris yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari ngobrol dengan teman, chatting, menonton film, hingga percakapan santai di tempat kerja. Fokusnya adalah komunikasi yang natural dan mudah dipahami, bukan kesempurnaan struktur. Keduanya sama-sama penting, tapi punya fungsi yang berbeda.

1. Tujuan Komunikasi yang Berbeda

Perbedaan paling mendasar antara Academic English dan Daily English terletak pada tujuannya. Academic English digunakan untuk menyampaikan ide, argumen, atau hasil penelitian secara objektif dan sistematis. Tujuannya bukan sekadar dimengerti, tapi juga dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sebaliknya, Daily English bertujuan untuk membangun komunikasi sehari-hari. Yang penting pesan tersampaikan dan lawan bicara paham, meskipun strukturnya tidak selalu sempurna. Dalam Daily English, kehangatan dan kelancaran komunikasi sering lebih penting daripada ketepatan tata bahasa.

2. Pilihan Kosakata yang Digunakan

Dalam Academic English, kosakata yang digunakan cenderung formal, spesifik, dan sering kali bersifat teknis. Kata-kata dipilih dengan hati-hati untuk menghindari ambiguitas. Misalnya, kata analyze, evaluate, significant, atau methodology sering muncul dalam konteks akademik.

Sementara itu, Daily English lebih banyak menggunakan kosakata umum dan sederhana. Kata-kata seperti get, make, a lot, atau kind of sangat sering dipakai karena terdengar lebih natural dan santai. Dalam percakapan sehari-hari, orang jarang memikirkan presisi istilah seperti di dunia akademik.

3. Struktur Kalimat yang Digunakan

Academic English dikenal dengan struktur kalimat yang lebih panjang dan kompleks. Satu kalimat bisa memuat beberapa klausa untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat atau membangun argumen secara rinci. Kalimat-kalimat ini memang tidak selalu mudah dibaca, tapi dirancang untuk akurasi.

Sebaliknya, Daily English cenderung menggunakan kalimat pendek dan langsung ke inti. Bahkan, dalam percakapan lisan, sering kali kalimat tidak lengkap secara tata bahasa, tapi tetap bisa dipahami karena konteksnya jelas.

4. Tingkat Formalitas Bahasa

Academic English hampir selalu berada di tingkat formal. Penggunaan slang, singkatan informal, atau ekspresi emosional sangat dihindari. Bahasa yang digunakan harus netral dan profesional.

Daily English justru sebaliknya. Tingkat formalitasnya fleksibel dan sangat bergantung pada situasi serta lawan bicara. Slang, ekspresi idiomatik, bahkan bahasa tidak baku justru membuat percakapan terasa lebih hidup dan natural.

5. Cara Menyampaikan Opini

Dalam Academic English, opini tidak boleh disampaikan secara sembarangan. Pendapat harus didukung oleh data, teori, atau penelitian sebelumnya. Bahkan, sering kali opini disamarkan dalam bentuk kalimat pasif atau ungkapan netral agar terdengar objektif.

Dalam Daily English, opini bisa disampaikan secara langsung dan personal. Mengatakan “I think”, “I feel”, atau “In my opinion” adalah hal yang sangat wajar. Tidak perlu data atau referensi untuk sekadar menyampaikan pendapat pribadi.

PAKET 3 BULAN 2026 - Mr.BOB Kampung Inggris

Daftar Paket 3 Bulan di Mr.BOB Kampung Inggris, klik disini.

6. Penggunaan Kata Ganti Orang

Academic English sangat membatasi penggunaan kata ganti orang seperti I atau you. Dalam banyak tulisan akademik, penulis menghindari sudut pandang pribadi dan lebih memilih struktur impersonal atau pasif.

Sebaliknya, Daily English sangat akrab dengan kata ganti orang. Percakapan sehari-hari justru terasa aneh kalau tidak menggunakan I, you, we, atau they. Bahasa ini bersifat personal dan interaktif.

7. Fleksibilitas Tata Bahasa

Dalam Academic English, tata bahasa harus benar dan konsisten. Kesalahan kecil bisa memengaruhi kredibilitas tulisan. Karena itu, grammar dalam Academic English sangat diperhatikan.

Daily English jauh lebih fleksibel. Kesalahan grammar sering ditoleransi selama pesan tetap bisa dipahami. Bahkan, penutur asli pun sering “melanggar” aturan grammar saat berbicara santai.

8. Hubungan dengan Konteks Budaya

Academic English cenderung bersifat universal. Bahasa yang digunakan dirancang agar bisa dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang budaya. Ekspresi yang terlalu spesifik budaya biasanya dihindari.

Daily English sangat dipengaruhi budaya. Idiom, slang, dan ekspresi lokal sering muncul dan justru menjadi ciri khas percakapan sehari-hari. Tanpa memahami konteks budaya, Daily English bisa terasa membingungkan.

9. Respons terhadap Emosi

Academic English hampir tidak memberi ruang untuk emosi. Bahasa yang digunakan harus netral, objektif, dan tenang. Bahkan saat membahas topik sensitif, gaya bahasanya tetap terkontrol.

Daily English justru penuh emosi. Nada bicara, pilihan kata, dan ekspresi sering mencerminkan perasaan penuturnya. Marah, senang, kecewa, atau bercanda, semuanya bisa langsung terasa dari bahasa yang digunakan.

10. Dampak Kesalahan Bahasa

Dalam Academic English, kesalahan bahasa bisa berdampak besar. Salah memilih kata atau struktur bisa mengubah makna dan menurunkan kualitas tulisan. Karena itu, Academic English menuntut ketelitian tinggi.

Dalam Daily English, kesalahan bahasa jarang menjadi masalah besar. Selama komunikasi berjalan lancar, kesalahan kecil biasanya diabaikan. Fokusnya bukan pada kesempurnaan, tapi pada kelancaran interaksi.

Kenapa Penting Memahami Perbedaan Ini?

Banyak pelajar dan profesional merasa kemampuan Bahasa Inggris mereka “aneh” karena hanya menguasai salah satu jenis. Padahal, Academic English dan Daily English adalah dua keterampilan yang berbeda. Menguasai satu tidak otomatis membuat kamu jago yang lain.

Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa menyesuaikan gaya bahasa sesuai situasi. Kamu tahu kapan harus formal dan kapan bisa santai. Ini penting bukan hanya untuk dunia akademik, tapi juga untuk karier dan kehidupan sosial.

Penutup

Academic English dan Daily English sama-sama penting, tapi punya fungsi dan karakter yang berbeda. Academic English menuntut ketepatan, struktur, dan objektivitas, sementara Daily English menekankan kelancaran, kealamian, dan kedekatan emosional.

Sepuluh perbedaan yang dibahas di atas menunjukkan bahwa perbedaan keduanya tidak hanya soal formal dan informal, tapi juga soal cara berpikir, tujuan komunikasi, dan konteks penggunaan. Dengan memahami hal ini, kamu bisa lebih percaya diri menggunakan Bahasa Inggris di berbagai situasi tanpa merasa salah tempat.

Untuk kamu yang ingin belajar materi bahasa Inggris lainnya, kamu bisa baca artikel lainnya di website ini ya teman-teman. Jangan lupa untuk follow instagram dan tiktok kita ya. Dan kalau kamu ingin lebih fasih berbicara bahasa Inggris, kamu bisa segera mendaftar kursus bahasa Inggris di Mr.BOB Kampung Inggris, tanya-tanya via whatsapp dulu yuk!